πŸ“š Panduan Hosting β€Ί ⚑ Deploy Laravel Otomatis Masuk ke Panel β†’

⚑ Deploy Laravel Otomatis

Punya proyek Laravel? Tidak perlu setup manual. Cukup unggah file ZIP, sistem menata folder, membuat konfigurasi .env, dan menjalankan migrasi database otomatis hingga website online.

  1. Buka Deploy Laravel β€” halaman ini tidak berdiri sendiri di menu samping, melainkan dibuka dari tempat Anda sudah berada: tombol Deploy Laravel di dalam File Manager, di halaman Kelola layanan, atau pintasan di Beranda.
  2. Pilih layanan tujuan pada dropdown (tempat aplikasi akan online). Bisa juga diarahkan ke subdomain layanan itu, bukan hanya situs utamanya.
  3. Siapkan file ZIP proyek: berisi seluruh folder Laravel (app/, public/, artisan, dst). Disarankan menyertakan folder vendor/ agar deploy lebih cepat. Maksimal 250 MB (atau sesuai kuota layanan Anda bila lebih kecil).
  4. Seret file ke area unggah, atau klik untuk memilih ZIP tersebut.
  5. Klik Ya, Mulai Deploy. Sistem otomatis: menata folder ke root web, membuat .env (kredensial database diisi otomatis), lalu menjalankan migrasi. Progress ditampilkan hingga selesai.
  6. Setelah selesai, buka domain layanan β€” aplikasi Laravel Anda sudah online.
Halaman Deploy Laravel Otomatis
Deploy Laravel β€” cukup unggah ZIP, sisanya otomatis.
πŸ’‘ Butuh variabel khusus (API key, mail, dsb)? Tambahkan di file .env lewat File Manager setelah deploy, lalu muat ulang halaman.
↑
Tersalin!